5 Cara Agar Asam Urat Tidak Sering Kambuh

5 Cara Agar Asam Urat Tidak Sering Kambuh РPenyakit asam urat adalah jenis radang sendi yang terjadi karena kadar uric acid (asam urat) yang tinggi di tubuh. Pada masyarakat awam, kondisi ini disebut juga encok. Oleh karena itu, kadar asam urat perlu dijaga di kisaran normal sebagai bentuk pencegahan penyakit asam urat. Untuk mencegah penyakit asam urat, kadar asam urat normal perlu dijaga, setidaknya di bawah angka 6,0 mg/dL pada wanita dan 7,0 mg/dL pada pria. Bila melebihi angka tersebut, asam urat yang berlebih di tubuh bisa menumpuk dan kemudian mengkristal di persendian, sehingga menimbulkan berbagai gejala asam urat.

Meski demikian, tidak semua orang yang memiliki kadar asam urattinggi akan merasakan gejala. Namun, golongan orang ini perlu tetap menjaga kadar uric acid untuk mencegah gejala atau serangan asam urat pada masa mendatang. Selain itu, pencegahan asam urat pun perlu dilakukan slot gacor maxwin bagi Anda yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini, seperti riwayat keluarga, obesitas, atau memasuki usia paruh baya.

Minum air yang cukup setiap hari

Cairan dapat membantu mengencerkan dan mengeluarkan asam urat dalam tubuh Anda. Di sisi lain, dehidrasi justru dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan asam urat. Oleh karena itu, Anda perlu memenuhi kebutuhan air yang cukup untuk tubuh Anda. Paling tidak, minumlah delapan gelas air putih per hari sebagai bentuk pencegahan asam urat. Jauhi pula minuman manis, seperti soda atau jus buah, karena dapat memicu gejala.

Tidak sembarang mengonsumsi obat

Meski sudah melakukan langkah pencegahan, serangan atau gejala asam urat masih mungkin terjadi. Bila ini terjadi pada Anda, sebaiknya Anda segera mengonsumsi obat asam urat untuk membantu meredakan nyeri dan mengontrol gejala sehingga mencegah serangan asam urat berikutnya.

Namun, meski beberapa obat dapat dibeli bebas di apotik, sebaiknya Anda tidak sembarang mengonsumsi obat. Pasalnya, beberapa obat justru dapat meningkatkan kadar asam urat, seperti obat pereda nyeri aspirin. Agar terhindar dari hal tersebut, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun.

Hindari cedera untuk pencegahan asam urat

Trauma atau cedera pada sendi dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan asam urat, terutama bagi yang sudah memiliki asam urat tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghindari trauma atau cedera sebagai bentuk pencegahan asam urat. Untuk mencegah cedera atau trauma pada kaki, Anda bisa mengenakan sepatu yang pas dan tepat sesuai ukuran kaki Anda.

Hindari obesitas dan jaga berat badan ideal

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko penyakit asam urat. Oleh karena itu, Anda perlu menjaga berat badan tetap ideal dan sehat agar terhindar dari obesitas sebagai salah satu cara untuk mencegah asam urat. Bila sudah kelebihan berat badan, Anda sebaiknya berupaya menurunkan berat badan hingga mencapai angka ideal Anda.

Dilansir dari Mayo Clinic, penelitian menunjukkan bahwa mengurangi jumlah kalori dan menurunkan berat badan, bahkan tanpa membatasi makanan mengandung purin, dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi jumlah serangan asam urat. Menurunkan berat badan juga mengurangi tekanan pada persendian, sehingga berperan pula dalam menjaga kesehatan sendi Anda.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Anda perlu membatasi makanan berkalori tinggi serta melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin dan teratur setidaknya 30 menit setiap hari. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter mengenai cara menurunkan berat badan yang tepat.

Rutin olahraga

Rutin olahraga dapat menjaga sendi dan kesehatan Anda secara keseluruhan serta menjaga berat badan ideal sebagai salah satu pencegahan terhadap berbagai penyakit, termasuk asam urat. Untuk menurunkan risiko penyakit asam urat, Anda dapat melakukan olahraga secara rutin dan teratur selama 30 menit selama lima hari dalam seminggu. Anda bisa melakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.